Mari Menulis (Khusus Kader)

Program Mari Menulis ini diperuntukan hanya bagi kader PK IMM SE UNIMED saja. Program ini merupakan hasil Rapat dari SC IMM Se Unimed yang menghasilkan perlu adanya wadah yang menampung secara berkontinyu kreatifitas para kader khususnya dalam hal menulis. 
SC Sendiri dalam hal ini akan bertugas dalam penerbitan tulisan/Buletin yang ada setiap Jum'at nya yang akan disebarkan di Masjid Unimed dan mengaudit tulisan yang masih perlu adanya perbaikan, terutama dalam penulisannya saja.

Untuk itu Kami SC IMM Seunimed mengajak para kader PK IMM Se Unimed untuk dapat menampilkan karya-karyanya dalam bentuk tulisan.

Jika Immawan/Ti bahkan juga para Alumni berminat bisa daftarkan diri Anda di nomor:

0859 2240 6108 (Immawan Hadinata) atau 0813 6205 7468 (Immawan Alim M ToP)
Bisa juga langsung datang ke kantor SC IMM SE UNIMED,
Jl. Perjuangan Gang Sekolah No. 06, Medan

Pendataan ini akan mempermudah bagi Kami untuk membagi jadwal penerbitan tulisan tersebut....

Ditunggu ya temen-temen seperjuangan,
Dan segeralah untuk konfirmasinya

TERIMA KASIH
Billahi Fii Sabilil Haq Fastabiqul khairat

Mengetahui,
Ketua SC IMM se Unimed


Muhammad Fauzan Hamid







Perbedaan istilah zakat fitrah dan zakat fitri

Ada sebuah pertanyaan yang menanyakan hal sebagai berikut; Banyak yang mengatakan bahwa penamaan “zakat fitrah” itu keliru. Katanya, yang benar adalah “zakat fitri“. Mohon penjelasan yang benar dalam hal ini. Jazakallahu khairan.

Jawaban:

Penamaan “zakat fitrah“
Berdasarkan dalil yang menyebutkan bahwa  istilah yang digunakan adalah “zakat fitri” (arab: زَكَاةِ الْفِطْرِ) bukan “zakat fitrah” (زَكَاة الْفِطْرَةِ). Di antaranya, hadist dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhu; beliau mengatakan,

MANIFESTO POLITIK 40 TAHUN IMM

1. Dalam perspektif gerakan IMM tetap mengedepankan aspek moral dan memperjuangkan politik nilai
yang berbasis pada penguatan intelektualitas,
2. Dalam usia kenabian, IMM harus dapat melepaskan diri dari ikatan ikatan primordialisme gerakan dan
harus melebur dengan kekuatan pro demokrasi, pro rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang
bermartabat dan berkeadilan.
3. IMM secara Institusional mempunyai kewajiban untuk turut serta mendukung seluruh proses
demokrasi termasuk memberikan penguatan kepada sang reformis untuk memimpin bangsa. dll. Sikap
tersebut adalah lembaran baru perjuangan IMM ditengah nasib bangsa sedang menghadapi
problematika yang cukup serius. Tindak lanjut dari sikap ke 3 khususnya, DPP IMM telah menjadi
salah satu kekuatan penyangga dari MPR (masyakarat perduli reformasi) sebagai alat perjuangan,
walaupun pada akhirnya cita cita tersebut masih belum berhasil, namun apa yang sudah diperjuangkan
IMM melalui MPR tidak akan pernah sia sia.    
    Jakarta, 31 Maret 2004 

DEKLARASI KOTA MALANG MANIFESTO KADER PROGRESIF

1. IMM di usia yang hampir 40 tahun (usia nubuwwah) harus tampil digarda terdepan dalam
perjuangan umat khususnya kalangan mahasiswa dan bertekad mewujudkan satu bangsa
Indonesia yang besar dalam suatu tata masyarakat baru yang damai, adil, sejahtera dalam
naungan ridha ilahi. 
2. Deklarasi Kota Malang, 31 Maret 2002 adalah hasrat untuk melahirkan kesadaran kolektif
kader IMM dan kebulatan tekad kami untuk menjadikan IMM sebagai aparat pembaharu
yang progresif, suatu yang niscaya untuk transformasi sosial menuju masyarakat
berperadaban. Demikian pula kami tegaskan identitas kepribadian ikatan sebagai individu
yang memiliki kemantapan aqidah dan kematangan intelektual dan progresifitas aksi, sebab
tantangan perjuangan kini dan mendatang hanya bisa dijawab oleh postur kader progresif
(mantap aqidah, matang intelektual, progresif dalam aksi).

DEKLARASI BAITURRAHMAN

 Bismillahirrahmanirrahim 
1. Sejarah Perjalanan Ikatan dimulai dengan Dekalarasi Kota Barat, Solo, 5 Mei 1965 yang
berisikan hasrat dan tekad kami untuk mewujudkan satu wadah pembinaan generasi muda
Nasional yang kemudian kami namakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Walaupun
masih dalam usia muda, namun kami sadari, bahwa segenap idea dan cita yang dilahirkan,
dikembangkan dan diperjuangkan oleh pewaris Nusantara yang terdahulu, yang bertekad
untuk mewujudkan satu Bangsa Indonesia yang besar dengan satu tata masyarakat yang baru
yang damai, adil sejahtera dalam naungan ridho Ilahi. Kami mengemban idea dan cita yang
dikembangkan oleh K.H.A Dahlan pendiri Persyarikatan Muhammadiyah. Kami mendukung
dan mengemban pula segenap idea dan cita yang didengungkan pada proklamasi 17 Agustus
1945, pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, pada hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908,
bahkan idea dan cita yang diperjuangkan oleh para Pahlawan Nasional yang terdahulu.

DEKLARASI GARUT

Menyadari perlunya meningkatkan mutu “Ikatan” sebagai aparat pembaharuan dan pengabdian,
IMM menegaskan sekali lagi strategi dasarnya untuk pembinaan organisasi sebagai berikut: 
 KADERISASI
 KRISTALISASI
 KONSOLIDASI
1. Membina setiap anggota IMM sebagai kader yang taqwa kepada Allah dan sanggup
memadukan intelektualitas dengan ideologi, karena suksesnya perjuangan Umat Islam
Indonesia banyak ditentukan oleh kesanggupan para inteligensinya untuk selalu berjuang
dengan landasan ideologi Islam.
2. Membina setiap anggota IMM sebagai subyek dan aktifis Ikatan” yang setia sepenuhnya
kepada ideologi dan loyal kepada organisasi. Pengalaman dan sejarah menunjukkan bahwa
untuk mencapai sasaran perjuangan organisasi sebagai aparat untuk mencapai sasaran
tersebut, harus didukung oleh anggota yang meyakini kebenaran ideologi dan
mengamalkannya serta aktif menunjang setiap aktifitas gerakannya. 
3. Terus menerus menyempurnakan dan menertibkan organisasi, sehingga sebagai aparat
perjuangan mampu mengantarkan “Ikatan” dalam mencapai tujuan perjuangan.  


 GARUT, 28 JUNI 1967, KONFERENSI NASIONAL II
IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH  

DEKLARASI SOLO

1. IMM, adalah gerakan mahasiswa Islam.
2. Kepribadian Muhammadiyah, dalah landasan perjuangan IMM.
3. Fungsi IMM, adalah sebagai eksponen mahasiswa dalam Muhammadiyah ( stabilisator dan
dinamisator ).
4. Ilmu adalah amaliyah IMM dan amal adalah ilmiyah IMM.
5. IMM, adalah organisasi yang sah mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan
dan falsafah negara yang berlaku.
6. Amal IMM, dilahirkan dan diabadikan untuk kepentingan agama, nusa dan bangsa.  
Kota Barat Solo,  5 mei 1965
Musyawarah Nasional (Muktamar) ikatan Mahasiswa muhammadiyah

Ilmu Pengetahuan & Iman



Banyak sekali ayat Alqur’an yang berbicara mengenai iman yang ada pada seorang muslim, baik itu mengenai tanda-tandanya, cara berpikirnya, tindakannya, dan kedudukannya di mata manusia dan Allah SWT. Begitu juga, jika melihat ayat-ayat Alqur’an yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Baik yang membicarakan tentang kedudukan orang-orang yang berilmu, etika menyampaikannya, sanksi bagi yang menyembunyikannya, dan cabang-cabangnya. Dalam realita yang diperlihatkan kehidupan manusia, terlihat bahwa ilmu pengetahuan dan iman itu menjadi dua bagian yang terpisah. Dalam film Life of Pi dikatakan bahwa “ ratusan tahun yang lalu ilmu pengetahuanlah yang membuat kita memahami alam semesta, dibandingkan dengan agama yang sudah ada 10.000 tahun sebelumnya”. Dalam Alqur’an, Allah SWT akan memberikan rewards kepada yang beriman dan kepada yang berilmu pengetahuan. Namun, tidak ada sanksi bagi yang tidak berilmu pengetahuan catatan khusus 1).

PESAN ALI BIN ABU THALIB

Dibawah ini adalah beberapa untaian kata yang dinisbahkan kepada Imam Ali bin Abu Thalib r.a yang diambil dari buku "Mutiara Nahjul Balaghah" yang diberi Syarah oleh Bapak revormasi Islam Muhammad Abduh dan diteliti serta ditahkikkan kembali oleh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid (dosen Fakultas Bahasa Arab al-Azhar Mesir), terbitan Mizan terjemahan Muhammad al-Baqir.

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Se-Universitas Negeri Medan: IMM Harus Menjadi Tenda Besar

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Se-Universitas Negeri Medan: IMM Harus Menjadi Tenda Besar

IMM Harus Menjadi Tenda Besar

Pelantikan PC IMM Kota Medan Periode Amaliah 2010-2011 di Hotel Garuda Plaza Jl. SM. Raja Medan, Sabtu (7/8) berjalan semarak. Pelantikan ini mengandung makna yang sangat sakral dalam perjalanan IMM yang sudah 44 tahun berkiprah sebagai organisasi kemahasiswaan, kemasyarakatan, dan keagamaan di tengah-tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Ratusan kader IMM dan undangan menyaksikan prosesi pelantikan oleh DPD IMM Sumatera Utara. Turut hadir dalam pelantikan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs. Hasan Basri, M.M mewakili Walikota Medan, Wakil DRPD Sumatera Utara Ir. Kamaludin Harahap, M.Si yang juga alumni IMM, Ketua Umum PD Muhammadiyah Kota Medan Bahrir Datuk, S.E, M.M, Ketua KNPI Kota Medan Zulham Efendi Siregar, S.T, Forum Komunikasi Alumni (FOKAL) IMM Drs. Akhlak Sidiq Abidin Tanjung, M.M.
“Kadis Pendidikan Kota Medan dalam sambutannya mengajak IMM agar bisa meningkatkan manajeman organisasi yang semakin baik kedepannya, terutama dalam hal kewirausahaan. apalagi kondisi hari ini yang menuntut mahasiswa bisa mengenal lebih jauh tentang perkembangan yang ada di kota Medan. Termasuk komitmen Walikota Medan yang terus meningkat dalam pelayan publik seperti kesehatan dan juga pendidikan tentunya. Kedepannya IMM harus tanggap akan isu-isu strategis yang menyangkut kemajuan Kota Medan, ujarya”.

Dalam Kata sambutannya Ketua Umum PC IMM Kota Medan terpilih Mora Harahap menyampaiakn “IMM harus bisa menjadi tenda besar bagi siapa saja, komitmen intelektual untuk kepemimpinan kaum muda yang berkarakter merupakan tema besar bagi PC IMM Kota Medan dalam membawa ikatan ini satu tahun kedepan. Tentunya ini semua akan kita realisasikan dalam program kerja yang benar-benar bisa menyentuh kepentingan orang banyak, termasuk pembinaan kader yang semakin baik di tingkat komisariat, memperluas jaringan IMM di kampus-kampus yang ada di kota Medan, dan kami akan mengajak seluruh almuni untuk mendukung terbentuknya kembali Student Centre sebagai tempat diskusi kader guna menghasilkan ide-ide cemerlang yang akan kira ramngkum menjadi sebuah buku nantinya.
PD Muhammadiyah Kota Medan juga menyambut baik niat PC IMM Kota Medan yang ingin tetap bersama bersinergi dalam setiap kegiatan yanga ada. Hal ini langsung disampaikan Bahrir Datuk, S.E, M.M dalam kata sambutannya, “kami ingin beberapa tahun lagi orang-orang mudalah yang berada di PD Muhammadiya Kota Medan ini, agar Muhammadiyah semakin agresif”, ujarnya sembil tersenyum. Hal senada juga diungkapkan Drs. Akhlak Siddiq Abidin Tanjung, M.M yang menegaskan IMM harus berani dan tidak mudah terbawa arus kemana-mana. “Itu semua bisa terwujud jika IMM tetap memegang penuh Deklarasi Baiturrahman yang terejawantahkan dalam konsolidasi, kaderisasi, dan kristalisasi, ungkapnya”
Susuan Kepengurusan PC IMM Kota Medan 2010-2011 terdiri dari Mora Harahap (Ketua Umum), Fitrah Bukhari (Ketua Bidang Organisasi), Dalmi Iskandar (Kabid. Keder & Alumni), Rudi Syahputra (Kabid. Keilmuan), Ogie Renaldo Hrp (Kabid. Hikma), Juwita R. Manik (Kabid. Sosial Pemberdayaan Masyarakat), Anwar Rifki (Kabid. Ekonomi Kewirausahaan), Alimuddin H.M (Kabid. Dakwah), Nur Azizah (Kabid. Immawati), Fajar Adha (Kabid. Media & Pengembangan Teknologi), Mukhrizal Arif (Kabid. Seni Budaya & Olahraga), Muhammad Ihsan (Sekretaris Umum), Muhammad Ihsan (Sekbid. Organisasi), Suramah (Sekbid. Kader & Alumni), Rahmat Harefa (Sekbid. Keilmuan), Imam Tawakkal (Sekbid. Hikma), Dinda Fadila (Sekbid. Sosial Pemberdayaan Masyarakat), Mitra Sami Gultom (Sekbid. Ekonomi Kewirausahaan), Lisnawati Buta-Butar (Sekbid. Dakwah), Sakdiah (Sekbid. Immawati), Seneng Sri Astuti (Sekbid. Media & Pengembangan Teknologi), Fathul Muin (Sekbid. Seni Budaya & Olahraga), M. Irfan Islami Rambe (Bendahara Umum), Fitriani (Bendahara I), Rini Handayani (Bendahara II), Asmawati Sabdun (Bendahara III).
Dalam konfirmasi terkahirnya Ketua Panita Pelantikan Fitrah Bukhari menyampaikan dalam waktu dekat PC IMM Kota Medan akan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) untuk menyusun program-program strategis satu tahun kedepan, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada alumni dan para undangan yang telah berkenan hadir dan bekerjasam

Mora Harahap Pimpin IMM Kota Medan

Musyawarah Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Medan Ke XVI yang dilaksankan di Aula Pimpinan Daerah Muhammdiyah, Jl. Mandala By pass Medan, Minggu (6/6) berjalan lancar. Musyawarah ini merupakan agenda penting yang dihadiri seluruh Pimpinan Komisariat IMM Se-Kota Medan.
“IMM sebagai organisasi kader harus senantiasa melakukan regenerasi kader, musyawarah ini merupakan simbol bahwa akan lahir pemimpin-pemimpin bagi persyarikatan, umat, dan bangsa nantinya,” jelas M. Arif Kurniawan dalam kata sambutannya sebagai ketua umum demisioner.
Hasil musyawarah tersebut memutuskan terpilihnya Mora Harahap (UNIMED) sebagai ketua umum PC IMM Kota Medan Periode 2010-2011 dan delapan orang formatur yang akan menyusun kepengurusan diantaranya : Mitra Sami Gultom (IAIN), M. Ihsan (IAIN), Dalmi Iskandar (UMSU), Bayu Afrianto (UMSU), Ogie Rinaldo (UMSU), Dinda Fadila (UNIMED), Fachri Mizan H (UNIMED), Anwar Rifki (USU).
Mora Harahap menyatakan, IMM sudah saatnya menorehkan tinta emas dalam membangun peradaban yang lebih baik lagi sebagai organisasi kemahasiswaan. Terkait dengan itu dirinya akan mengedepankan tradisi intelektual dan dakwah dalam mengoptimalkan kinerja organisasi nantinya.

Seminar Nasinonal

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) KH. Ahmad Dahlan Universitas Negeri Medan akan menggelar Seminar Nasional bertajuk "BHP Berpihak Siapa?". Acara ini insya Allah akan digelar pada 7 Maret 2009 di Gelanggang Mahasiswa H. Anif UNIMED. Pada seminar ini akan menghadirkan pembicara Prof. Drs. Syawal Gultom M.Pd (Rektor UNIMED), Deni Al'asyari (Penulis buku Pemberontakan Mahasiswa dari UGM), dan Drs. Adi Munasip, M.M (Komisi B DPRD Kota Medan). Ini merupakan apresiasi IMM yang selalu kritis akan setiap perubahan. Bagi anda yang berminat dapat menghubungi panitia di 085275572228.

IMMawan Mora Bawa Perahu IMM Dahlan

Kamis, 17 Juli 2008 menjadi sejarah baru bagi PK IMM KH. Ahmad Dahlan (FMIPA) Universitas Negeri Medan. Pasalanya setelah begitu lama baru kali ini PK IMM KH. Ahmad Dahlan dipimpin suku Mandailing. Prosesi pelantikan yang dilaksanakan di FIK UNIMED dipimpin langsung oleh PC IMM Kota Medan Irfandi. Dalam acara tersebut terbentuk Kepengurusan Priode Amaliah 2008-2009 dengan Ketua Umum Mora Harahap, Wakil Ketua : Taufik Wahyuda, Yuan Alfinsyah, Sakdiah, Munthazimah, Eka Rahmaida, Ana Puspita, Ihsan Fuadi, Sekretaris Umum Muhammad Ihsan, Wakil Sekretaris : Fitrialdi, Asmawati Sabdun, Mariah Delva Yurita, Ela Aisyah, Suci Lestari, Kartika Sari, Wilda Hasanah, Bendahara Umum Rafiqoh Hasan Harahap, Wakil Bendaharah : Sri Maryam dan Ulfayani.
Dalam kata sambutannya IMMawan Mora menyampaikan akan berusan melakukan "totalitarisme" dan juga konsolidasi yang baik demi tercapainya tujuan organisasi. Selain itu PC IMM Kota Medan menyampaikan agar seluruh kader IMM selalu siap menerima amanah karena itu marupakan bagian dari kaderisasi, beliau juga menambahkan bahwa kita harus bangga dengan IMM yang merupakan Ortom Muhammdiyah yang nantinya akan menjadi penerus ikatan yang memiliki NGO terbesar di dunia. Turut hadir dalam acara tersebut Alumni PK IMM KH. Ahmad Dahlan Kakanda Amrizal S.Si dan Winda Kustiawan S.Pd.I, UKMI AR-Rahman UNINED, KAMMI UNIMED, dan IMMwan/ti Se-Kota Medan. Selesai acara akan diteruskan dengan UP-Grading dan dilanjutkan dengan Rapat Kerja (RAKER) pada tanggal 19 Juli 2008. Bravo IMM.......!

IMMawan Alimmuddin Pimpin PK IMM K.H. Mas Mansyur

Sebagai wujud demokrasi komisariat. PK IMM K.H Mas Mansyur akhirnya menggelar MUSYKOM (Musyawarah Komisariat) XII. Acara Yang digelar pada tanggal 18-19 Mei 2009 menetapkan IMMawan Alimuddin sebagai Ketua Umum PA 2008-2009. Acara yang langsung di buka oleh PC IMM Kota Medan berlangsng hikmat. Dalam kata sambutannya IMMawan Arif Kurniawan mengatakan, jadiakan MUSYKOM ini sebagai patron musyawarah yang ada di IMM. Fenomena MUSDA dan MUSCAB jangan sampai terkontaminasi. IMMawan Alimuddin maju setelah mengungguli IMMawan Hamzah dengan perolehan 13 suara. Pada saat yang sama langsung di bentuk Formatur untuk menyusun komposisi pengurus ke depan. Ini adalah amanah berat yang harus dilaksankan dengan baik "ujar IMMawan Alimmuddin".

Bakti Sosial PK IMM K.H Ahmad Dahlan Ramai

Sebagai wujud kepedulian IMM terhadap perubahan sosial. PK IMM K.H Ahmad Dahlan menggerlar Bakti Sosial (BAKOS) pada tanggal 30 Maret 2008. Kali ini daerah tujuannya adalah Desa Sidodadi Kec. Batang Kuis. Kegiatan yang di isi dengan Tabligh Akbat dan Pembagian Sembako kepada 80 keluarga berjalan lancar. Hal ini terlihat dari antusias warga yang berbondong-bondong hadir dalam kegiatan tersebut. Ini merupakan Program Kerja tahunan yang selalu di lakukan, baik bersama PK IMM UNIMED lain maupun PK IMM K.H. Ahmad Dahlan sendiri. Niat baik ini ternya mendapat respon positif dari Kepala Desa Sidodadi.
Jaya IMM !
IMM Jaya !

Sukses DAD PK IMM K.H. Ahmad Dahlan

Setelah beberapa bulan yang lalu menggelar MASTA akhirnya pada tanggal 1-4 April 2008, PK IMM K.H. Amad Dahlan kembali menggelar DAD (Darul Arqam Dasar). Acara yang diikuti 23 peserta dari PK IMM K.H. Ahmad Dahlan, PK. IMM K.H. Mas Mansyur, PK IMM K.H. Ahmad Badawi, PK IMM Prof.Dr. Hamka, PK IMM Dakwah IAIN, dan PK IMM Tarbiyah IAIN berlangsung dengan lancar. Acara langsung di buka ketua terpilih PC IMM Kota Medan IMMawan M. Arif Kurniawan S.H. Dalam kata sambutannya beliau berpesan bahwa inilah IMM, yang selalu mementingkan kaderisasi. Ibarat dalam TNI sebelum patah sudah tumbuh dan sebelum hilang sudah berganti. Proses organisasi akan berlangsung ketika diisi oleh kader-kader yang militan. Acara ditutup tepat pada hari minggu pukul 11.00 WIB yang di hadiri undangan dari beberrap PK IMM Se-Kota Medan.

MASTA PK IMM MAS MANSYUR



PK IMM KH Mas Mansyur Universitas Negeri Medan mengadakan Masa Ta’aruf (MASTA) pada tanggal 29-30 Maret 2008 di Aula Masjid Baiturrahman UNIMED. Pada MASTA kali ini hanya dihadiri peserta 10 orang. Jumlah ini diluar dugaan, panitia menargetkan setidaknya 20 orang peserta. Walaupun jumlah peserta sedikit, MASTA tetap berjalan sesuai rencana.

Karena MASTA kali ini tidak dibuat menginap, peserta pada hari kedua berkurang 3 orang menjadi 7 orang saja. Tapi walaupun begitu MASTA tetap berjalan sesuai rencana. Dan MASTA ditutup ba’da Ashar.

DPD IMM DIY ADAKAN DAP

DPD IMM Daerah Istimewa Yogyakarta akan mengadakan Darul Arqam Paripurna pada tanggal 24 hingga 30 Maret 2008 mendatang. DAP yang bertemakan “Penguatan Kader untuk Gerakan Sosial Islam Transformatif Menuju Indonesia Lebih Beradab” rencananya akan melibatkan peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut klik di sini.